Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2016

Dilema anak bungsu

"Manja ih, pantes anak bungsu sih" "Enak ya minta apa aja dikasih, anak bungsu sih" Dan anak bungsu anak bungsu lainnya. Saya sering banget dengar orang ngomong soal anak bungsu yang manja dan se- enakudele dewe dan entahlah kok ya saya banyak ketemu anak bungsu yang bersikap begitu. Ditempat kerja saya, ibu-ibu selalu mengeluhkan soal anaknya yang nakal lah, pulang malam lah, gak mau belajar lah, mau nya harus dituruti lah. Lalu setelah kepo tanya ini itu kebanyakan anak-anak yang diceritakan ibu-ibu ini adalah anak bungsu yang banyak diiyain segala permintaannya. Ibu A : Pusing aku fit, dipanggil ke sekolah, anakku banyak ngobrol, banyak bercanda. Nilainya turun. Kalau gak naik mau dipindah wae lah. Ibu B : Mumet aku fit, anak ku gak mau sekolah, pulang pagi terus. Tadi pagi aku ke kantor polisi anakku kelahi. Usut punya usut, kelanjutan cerita tadi adalah alasan kenapa beliau-beliau gak sanggup marah adalah Ibu A : Dulu, pas anak ku masih kecil, dia kal...

One step outside

L ife always begins with one step outside of your comfort zone. - Shannon L. Alder Saya belum tahu siapa itu Shannon L. Alder, saya juga belum tahu karyanya. Kutipan diatas saya ambil dari Goodreads quote -pakai kata kunci comfort zone - . Tapi itu ada benarnya. Banyakkan benarnya malahan.                             *** Comfort zone = zona nyaman. Zona terenak dalam hidup kita lah. Zona ternyaman saya adalah saat saya kuliah, duit mepet tapi hati senang. Punya banyak teman dan kegiatan yang tidak perlu dipertanggung jawabkan kepada siapa pun -yang harusnya kepada orangtua ya-. Saya menikmatinya. Sampai saya terlalu menikmatinya dan mulai bekerja dengan tanggung jawab yang lebih besar dan tentu bukan tanggung jawab orangtua kita lagi. Pekerjaan pertama saya membantu saya melangkah sedikit dari comfort zone saya. Saat saya bekerja, banyak kelemahan ...