Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

Saya dan Payung Teduh

Akhir 2016 saya pernah bercerita sedihnya hati saya mendengar berita Banda Neira bubar dan saya bahkan belum sempat menonton mereka manggung. 4 hari yang lalu, saat saya sedang di Madiun. Saya membaca berita di linimasa mengenai keputusan mas Is mengundurkan diri dari Payung Teduh. Rasanya lebih sedih dari tahun lalu. Payung Teduh bukan hal baru di list musik saya. Jauh sebelum ada Akad saya sudah menikmatinya, jauh sebelum mengenal Payung Teduh saya sudah menikmati lagunya, Menuju senja. Dari yang hanya di dengar hingga bisa melihat mereka dari jarak dekat, pernah saya alami. Rasanya luar biasa sedih. Sampai-sampai saat saya menulis ini, sedang ada kabut di mata saya.  Saya tidak ingat mulai tahun berapa saya menyukai Payung Teduh, karena tiba-tiba saya punya hampir semua lagunya di handphone saya. Menuju Senja adalah lagu pertama mereka yang saya dengarkan tetapi saya tidak tahu siapa mereka. Selang beberapa tahun saat saya duduk di bangku kuliah, saya baru tahu meng...

The problem that has no name

Akhir-akhir ini saya merasa kewalahan mengendalikan emosi saya sendiri. Semua berjalan sesuai dengan seharusnya dan lancar seperti perkiraan, tapi rasanya dalam hati ada yang mengganjal. Saya nggak tahu itu apa, mungkin rasa bosan atau apa. Kadang saya cuman pingin nangis atau diem di kamar. Nggak ngapa-ngapain dan nggak kenapa-napa. Saya yang baru ketawa-ketawa bisa langsung badmood karena kepancing teman-teman yang bercandain saya. Naik motor lalu tiba-tiba saya sudah hampir sampai kantor tapi saya nggak ngerasa pas dijalannya, karena pikiran saya mikirin hal lain yang bahkan saya nggak tahu apa yang sedang saya pikirin. Rasanya cuma capek, tapi saya ngga tahu karena apa. Rasanya sepi padahal saya ditempat ramai. Bahkan saya nggak pernah benar-benar fokus ke lawan bicara saat kami bercerita. Untuk sekedar menanggapi saja rasanya malas sekali. Bukan karena saya nggak mau mendengarkan tapi saya bahkan bingung saya sedang apa. Bengong bingung dan sedih. Kalau semisal ada yan...

Matto story

Ketika kakak perempuan minta tolong urusan cewek ke adek lakinya Mbak : To, beliin pembalut ya Matto : Merk apa mbak? Yang seberapa? Mbak : Charm yg gak pake sayap, yg lurus doang Matto : Ow yang kek skateboard itu kan (((SKATEBOARD))) Mbak : tolong beliin feminax Matto di apotek Matto : Mb beli minaxfe Mbak apotek : *ngakak*

2016 - 2017

Is late for me to say Happy New Year gaesss? Happy nuwww yeaaarrrrre Yaayyy 2016 tahun yang berjalan cukup baik bagi saya. Naik turun kayak punuk unta juga. But overall semua berjalan lancar walaupun sedih juga ya dengar Banda Neira bubar jalan. Semua berjalan baik kecuali kemampuan bahasa enggres saya yang menurun ketitik terendah dalam hidup saya. Sedih uga ya. Lha gimana katanya baik kok sedih mulu sist? Hidup kan kayak punuk unta. Naik turun. Selamat datang 2017 Kejutan santai aja ya. Takut jantungan.

Banda Neira

When you think 2016 is awesome till you hear bad news in the end. Dear Banda Neira, Rasanya sedih ketika salah satu cita cita saya adalah melihat kalian bernyanyi di acara musik kecil di kota Solo tidak akan pernah terjadi. Rasanya saya baru mengenal musik kalian dan tiba-tiba kalian memutuskan bubar. Sedih, karena saya baru mendengarkan beberapa lagu kalian. Patah hatinya masih terasa ya. Yang Patah Tumbuh, Yang Hilang Berganti Jatuh dan tersungkur di tanah aku Berselimut debu sekujur tubuhku Panas dan menyengat Rebah dan berkarat  Yang yang patah tumbuh, yang hilang berganti Yang hancur lebur akan terobati Yang sia-sia akan jadi makna Yang terus berulang suatu saat henti Yang pernah jatuh ‘kan berdiri lagi Yang patah tumbuh, yang hilang berganti Di mana ada musim yang menunggu? Meranggas merapuh Berganti dan luruh Bayang yang berserah Terang di ujung sana Yang yang patah tumbuh, yang hilang berganti Yang hancur lebur akan terobati Yang sia-sia akan ...