Nyaman.

Saat saya memutuskan resign, rekan saya di bagian HRD bertanya apa saya tidak menyesal keluar dari kantor, menurutnya kantor saat ini tempat yang luarbiasa.

Beberapa waktu berlalu dan saya punya pekerjaan baru. Saya menanyakan teman saya apa dia mau bergabung disini, karena menurut saya kantor saya saat ini lebih baik.

Sama dengan jawaban saya saat dia bertanya. Kami sepakat menjawab tidak. Di kantor lama baginya tempat yang menyenangkan dan bagi saya dikantor sekarang tempat yang menyenangkan. 

Pada akhirnya menyenangkan atau tidak tergantung masing-masing individu. Dalam satu ruang saya dan teman saya bisa merasakan dua rasa yang berbeda karena kenyamanan kami berbeda. Dia nyaman belum tentu saya nyaman. Pun sebaliknya.

Nyaman saya belum tentu nyaman orang lain. Itu yang saya pelajari.

Komentar